Make your own free website on Tripod.com

Home  Feedback  Tentang Kami  Search

 

Supported By:

STMIK Cilegon

 

 

 

 

OSI (OPEN SYSTEM INTERCONNECTION)

1 Latar Belakang

Tiap pabrik merancang dan mengembangkan protokol masing-masing, sehingga mereka saling tidak dapat/sukar berhubungan, karena berbeda satu sama lain. Sebuah organisasi internasional yaitu ISO (ISO = International Standards Organization) bekerja sama dengan beberapa organisasi lainnya membuat protokol baku yang dapat diterima oleh semua pihak. 

Dalam usahanya mengembangkan protokol komunikasi data yang baku digunakanlah sebuah model. Model ini digunakan untuk kendali komunikasi data melalui jaringan dan dikenal sebagai Model Referensi OSI. 

8.2 Tujuan OSI

Memudahkan dan memungkinkan tiap perusahaan mengembangkan protokol sendiri secara terpisah dengan mengacu pada aturan ISO tetapi pada akhirnya dapat saling berkomunikasi. 

8.3 Fungsi OSI 

Membagi kompleksitas komunikasi data dari asal (source) ke tujuan (destination) dengan melalui lapisan-lapisan (laser), dimana tiap lapisan secara jelas mempunyai fungsi dan hubungan antar lapisan.

 8.4 Lapisan OSI (OSI Layer) 

Model OSI terdiri dari 7 lapisan atau layer: 

Gambar 8.1  Lapisan OSI

 .1   Physical Layer

 Lapisan terbawah berupa perangkat keras saluran komunikasi yang digunakan.

Perangkat ini dapat berupa saluran telepon, pesawat radio komunikasi, perangkat modem dan komputer. 

a.      Tugas:

- Berfungsi dalam pengiriman raw bit ke kanal komunikasi

b.      Masalah-masalah disain yang perlu diperhatikan adalah:

- Memastikan bila satu sisi mengirim data satu bit, data tersebut harus diterima oleh sisi

  lainnya satu bit pula, bukan nol bit.

 

Untuk menjaga agar data yang diterima tidak berubah maka harus ditentukan:

-         Berapa volt yang digunakan untuk menyatakan nilai 1

-         Berapa volt yang diperlukan untuk menyatakan nilai 0.

-         Berapa mikrosecond suatu bit akan habis

-         Bpakah transmisi akan diproses secara simultan pada kedua arah

-         Bagaimana memulai hubungan awal dan bagaimana memutuskan hubungan bila selesai.

-         Berapa jumlah pin yang dimiliki jaringan dan apa kegunaan masing-masing pin.

 

8.4.2    Data-Link Layer

 

Protokol komunikasi yang mengatur komunikasi antara dua komputer. Secara sederhana, protokol ini hanya mengatur pengiriman data antara dua komputer melalui physical layer yang ada. 

a.      Tugas 

Sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransfer data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi dengan cara berikut ini: 

1.   Pengirim memecah belah data menjadi sejumlah data frame (berjumlah ratusan atau ribuan byte).

2.   Data link layer mentransmisikan frame tersebut secara berurutan, memproses “acknowledgment frame” yang dikirim kembali oleh penerima.

3.   Menambahkan bit khusus pada awal dan akhir frame dengan tujuan membuat dan mengenali batas-batas frame tersebut.

b.      Masalah-masalah yang terjadi pada data-link layer yaitu: 

1.      Rusak, hilang, dan duplikasi pada frame 

Kerusakan pada frame dapat disebabkan oleh terjadinya noise pada saluran. Bila frame rusak, perangkat lunak lapisan data link pada mesin sumber dapat mengirim kembali frame sebagai pengganti frame yang rusak. Akan tetapi pengiriman frame yang sama secara berulang-ulang bisa menimbulkan duplikasi frame. Agar tidak terjadi duplikasi frame, maka pengirimannya dilakukan apabila acknowledgment frame dari penerima yang dikembalikan ke pengirim telah hilang.  

2.   Mengusahakan kelancaran proses pengiriman data dari pengirim yang cepat ke penerima yang lambat. Mekanisme pengaturan lalu-lintas data harus memungkinkan pengirim mengetahui jumlah ruang buffer yang dimiliki penerima pada suatu saat tertentu. 

3.   Jika saluran dapat digunakan untuk mengirim data secara bolak-balik (dua arah), hal ini akan menyebabkan frame-frame acknowledgment yang mengalir dari A ke B bersaing saling mendahului dengan aliran frame-frame data dari B ke A. Penyelesaian terbaik (piggybacking) telah ditemukan; nanti akan dibahas secara mendalam.

4.   Cara mengkontrol akses ke kanal yang dipakai bersama

    Untuk mengatasi masalah ini digunakan sublayer khusus dari data link layer, yang disebut medium access sublayer. 

8.4.3    Network Layer

Protokol ini mengontrol hubungan antar komputer dalam jaringan yang mengkaitkan banyak komputer. Sebagai contoh pencarian rute hubungan antara satu komputer dengan komputer yang lain dibantu oleh protokol ini. 

a.      Tugas

          Untuk pengendalian operasi subnet

b.      Masalah disain yang penting adalah: 

1.   Menentukan rute pengiriman paket dari sumber ke tujuannya.

2.   Mengendalikan kemacetan 

3.   Bila pada saat yang sama dalam sebuah subnet terdapat terlalu banyak paket, maka paket-paket tersebut akan saling memasuki jalan paket lainnya, sehingga menimbulkan kemacetan (bottleneck).

4.   Membuat jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terhubung.

Masalah data timbul saat suatu paket bergerak ke tujuannya dari satu jaringan ke jaringan lain. Ini disebabkan karena pengalamatan yang digunakan oleh sebuah jaringan dapat berbeda dengan cara yang dipakai oleh jaringan lainnya. Suatu jaringan mungkin tidak dapat menerima paket ini sama sekali karena ukuran paket yang terlalu besar. Protokolnya dapat pula berbeda dan seterusnya. Network layer mendapat tugas untuk mengatasi semua masalah seperti ini, sehingga memungkinkan jaringan-jaringan yang berbeda untuk saling terhubung 

8.4.4    Transport Layer 

Protokol ini menjaga keandalan pengiriman data dari satu komputer ke komputer yang lain dalam jaringan komputer. 

a.      Tugas 

1.   Menerima data dari session layer, bila perlu memecah data menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, meneruskan potongan data ke network layer, dan menjamin semua potongan data tersebut bisa tiba di sisi lainnya dengan benar. Transport layer membuat hubungan jaringan yang berbeda bagi setiap hubungan transport yang diperlukan oleh session layer. Bila hubungan transport membutuhkan throughput yang tinggi, transport layer dapat membuat hubungan jaringan yang banyak, lalu membagi-bagi pengiriman data ke sejumlah jaringan untuk meningkatkan throughput.. Bila pembuatan atau pemeliharaan hubungan jaringan cukup mahal, transport layer dapat menggabungkan beberapa hubungan transport ke hubungan jaringan yang sama.  

2.   Menentukan jenis layanan untuk session layer, dan juga bagi pengguna jaringan. Jenis transport layer yang paling populer:

     Transport saluran error free point to point

Berfungsi meneruskan pesan atau byte sesuai dengan urutan pengirimannya.

 

·     Transport pesan terisolasi

Berfungsi meneruskan pesan atau byte yang tidak menjamin urutan pengiriman, dan pemancaran (broadcasting) pesan-pesan ke sejumlah tujuan. Jenis layanan ditentukan sejak hubungan dimulai.

3.      Melakukan multiplexing beberapa aliran ke satu kanal 

4.      Menetapkan dan memutuskan hubungan pada jaringan

Proses ini memerlukan mekanisme penamaan, sehingga suatu proses pada sebuah mesin mempunyai cara untuk menerangkan dengan siapa mesin itu ingin bercakap-cakap. Juga harus ada mekanisme untuk mengatur arus informasi, sehingga arus informasi dari host yang cepat tidak membanjiri host yang lambat. Mekanisme ini disebut pengendalian aliran (flow control). Pengendalian aliran antara host dengan host berbeda dengan pengendalian aliran router dengan router.

8.4.5    Session Layer 

Fungsi ini dilakukan oleh operating system komputer. 

a.      Tugas 

1.   Mengijinkan para pengguna untuk menetapkan session diantara mereka. Session berfungsi untuk memungkinkan transport data biasa (seperti yang dilakukan oleh transport layer), juga menyediakan layanan yang istimewa untuk aplikasi-aplikasi tertentu. Session digunakan untuk memungkinkan seorang pengguna melakukan melakukan log ke dalam suatu remote time-sharing system atau untuk memindahkan suatu file dari suatu mesin ke mesin lainnya. 

2.   Melaksanakan pengendalian dialog.

Memungkinkan lalu-lintas bergerak dalam bentuk dua arah pada suatu saat, atau hanya satu arah saja. Jika pada saat lalu lintas hanya satu arah saja (analog dengan jalur rel kereta api tunggal), session layer membantu untuk menentukan giliran yang berhak menggunakan jalur pada suatu saat. 

3.   Sebagai manajemen token

Memastikan bahwa kedua pihak yang berhubungan tidak melakukan operasi yang sama pada saat yang sama pula. Untuk mengatur aktivitas ini, session layer menyediakan token-token yang dapat dipertukarkan. Hanya pihak yang memegang token yang diijinkan untuk melakukan operasi kritis.

4.   Sebagai sinkronisasi

Menyediakan satu cara untuk menyisipkan pos pemeriksaan (checkpoint) ke aliran data, sehingga bila terjadi crash, hanya data yang ditransfer sesudah pos pemeriksaan tersebut yang akan ditransfer ulang. Sehingga seluruh transfer tidak perlu diulangi lagi dari awal.

8.4.6    Presentation Layer 

Fungsi ini dilakukan oleh operating system komputer. 

a.      Tugas

Melakukan fungsi-fungsi tertentu yang sering diminta untuk menjamin penemuan sebuah penyelesaian umum bagi masalah tertentu. Lapisan presentation tidak mengijinkan pengguna untuk menyelesaikan sendiri suatu masalah. Tidak seperti layer-layer di bawahnya yang hanya melakukan pemindahan bit dari satu tempat ke tempat lainnya, lapisan presentation memperhatikan syntax dan semantic informasi yang dikirimkan. 

b.      Contoh layanan presentasi 

·        Pengkodean data (data encoding)

Kebanyakan pengguna tidak memindahkan string bit biner yang random. Para pengguna saling bertukar data seperti nama orang, tanggal, jumlah uang, dan tagihan, dimana item-item ini dinyatakan dalam bentuk karakter stringr, bilangan integer, bilangan floating point, struktur data yang dibentuk dari beberapa item yang lebih sederhana. Terdapat perbedaan antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam memberi kode untuk menyatakan karakter string (misalnya, ASCII dan Unicode), integer (misalnya, komplemen satu dan komplemen dua), dan sebagainya. Untuk memungkinkan dua buah komputer yang memiliki presentasi yang berbeda untuk dapat berkomunikasi, struktur data yang akan dipertukarkan dapat dinyatakan secara abstrak, sesuai dengan pengkodean standar yang akan digunakan ‘pada saluran’.  

8.4.7    Application Layer 

Program aplikasi yang dijalankan oleh pemakai, seperti e-mail, telnet, file transfer protocol (ftp) dan banyak lagi. 

a.      Tugas

Application Layer adalah lapisan paling atas pada model referensi OSI. Lapisan ini menyediakan sejumlah interface bagi aplikasi untuk menentukan akses ke layanan jaringan dan juga akses ke berbagai layanan jaringan yang mendukung aplikasi-aplikasi secara langsung, termasuk  file transfer, penanganan message, dan pemrosesan antrian database.

 

 

 

 

Home ] Up ]

Send mail to ayat_ac@yahoo.com with questions or comments about this web site.
Copyright © 2008 JarKom
Last modified: 01/10/08